Gabriela Adriani. Powered by Blogger.
RSS
There was an error in this gadget

Xenia Maut di Tugu Tani - Jakarta

22 Januari 2012 (Minggu), peristiwa naas terjadi di daerah Tugu Tani - Jakarta. Pengemudi Mobil Xenia Hitam nopol B-2479-XI bernama Apriyani Susanti awalnya diduga mengantuk saat mengendarai mobil sewaan tersebut. Xenia maut itu sedikitnya ,menewaskan 9 orang sekaligus di tempat. Si pengemudi saat itu juga di amankan oleh polisi agar tidak terjadi tindakan main hakim dari masyarakat sekitar. Setelah di bawa ke kantor polisi, proses investigasi di lakukan. Di temukan beberapa fakta bahwa si pengemudi semalam baru saja melakukan pesta Narkoba dan miras bersama teman-temannya di sebuah klub malam di Kemang dan setelah itu, mereka berlanjut mendatangi sebuah acara ulang tahun kerabat di hotel Borobudur. Sepulang dari pesta, mereka memutuskan untuk datang ke sebuah diskotik untuk clubbing, dan disana, Apriani dan ketiga temannya patungan untuk membeli 2 buah ekstasi dengan harga Rp. 200.000,- lalu di konsumsi setengah pil per kepala. 

Pagi sekitar jam 10 pagi,  mereka melaju ke Kemang lagi dengan tujuan mengambil mobil salah seorang dari mereka yang ditinggal di Cafe Rute yang digunakan dari hotel, masuk Jalan Pejambon, lalu kiri ke arah Tugu Tani dan akhirnya menabrak sembilan orang pas di depan kantor Kementerian Perdagangan.
Penyidikan berlangsung selama 8 jam dan hasilnya, tes urin dan darah si pengemudi positif mengandung zat narkotika, kendaraan melaju dengan kecepatan 100Km/Jam yang melebihi kecepatan kendaraan seharusnya , lalu  pengemudi tidak memiliki SIM yang masih berlaku padahal sebelumnya pengemudi memberikan kesaksian bahwa SIM sedang dalam perpanjangan namun pernyataan tadi bertolak belakang dengan fakta yang ada. 

Demikian disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Senin (23/1/2012) di Mapolda Metro Jaya. "Dia punya SIM tahun 2003, tetapi tidak diperpanjang," katanya. "Sudah bertahun-tahun dia pakai mobil. Jadi, kemungkinan besar karena faktor miras dan narkoba itu jadi dia hilang konsentrasi," papar Rikwanto.  Mobil Xenia yang dikendarai Apriyani saat itu melaju kencang dan sempat oleng sampai akhirnya menghantam para pejalan kaki di trotoar dan halte. Mobil baru behenti setelah menabrak masuk ke halaman Kantor Kementerian Perdagangan.
 
By: TwitterButtons.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS